PELALAWAN – Javanewsonline.co.id – Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, S.H., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 yang digelar Polres Pelalawan di halaman Mapolres Pelalawan, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB.

Kehadiran Wakil Bupati H. Husni Tamrin dalam apel tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap upaya kepolisian bersama seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, sekaligus mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan di jalan raya.
Apel gelar pasukan tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
Apel dipimpin langsung Kapolres Pelalawan, AKBP Ahmad Nur A., S.Sos., S.I.K., M.H., selaku inspektur apel. Sementara itu, Perwira Apel dijabat Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Zahratul Aulian Harun, S.Tr.K., S.I.K., dan Komandan Apel Kanit Turjawali, Ipda Dedi Syafnur, S.H.
Selain Wakil Bupati H. Husni Tamrin, kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, S.E., Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H., perwakilan Pengadilan Negeri Muhammad Syabil Ryandika, S.H., M.H., serta Plh. Pabung Kodim 0313/KPR Kapten Arh Mujiono.
Hadir pula Pj. Jasa Raharja Acep Yuhendra, Kepala Dinas Perhubungan Ferry Zulkarnain, Kasatpol PP T. Junaidi, Kabid Lalu Lintas Ronny Akhdes, jajaran pejabat utama Polres Pelalawan, para Kapolsek, personel TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, komunitas ojek online (ojol), serta siswa SMAN 1 Pangkalan Kerinci.
Utamakan Edukasi dan Keselamatan Pengguna Jalan
Dalam amanatnya, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur A. menegaskan bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat.
“Operasi Patuh ini bukan sekadar penindakan, tapi edukasi untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa pelaksanaan operasi akan mengedepankan pendekatan humanis, preventif, dan represif secara proporsional guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.
Melalui operasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.(erizal)

