Pinrang – Javanewsonline.co.id | Upaya menjaga lingkungan sekolah yang bersih dan asri kembali digelorakan SMP Negeri 2 Pinrang, Sulawesi Selatan. Kali ini, sekolah tersebut menghadirkan inovasi unik dengan memanfaatkan botol bekas air mineral menjadi papan nama sekolah. Proyek ini digarap bersama oleh kepala sekolah, guru, dan siswa, dalam semangat kolaborasi yang terus dipelihara.

Kepala SMPN 2 Pinrang, Dalle SPd MSi menjelaskan, bahwa langkah ini tidak sekadar soal kreativitas, tetapi juga bentuk pendidikan lingkungan bagi seluruh warga sekolah. “Kami ingin anak-anak menyadari bahwa sampah bisa diolah dan dimanfaatkan kembali. Harapannya, lingkungan tetap asri dan bersih,” ujarnya, saat ditemui di sela kegiatan, pekan ini.

Dalle menambahkan, gerakan tersebut tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah plastik. Pihak sekolah juga menaruh perhatian besar pada kebersihan ruang kelas dan ruang guru. Menurutnya, kenyamanan belajar dan mengajar berawal dari lingkungan yang rapi serta terjaga. “Kami ingin siswa betah belajar, guru pun tenang mengajar. Karena itu, kami memberikan perhatian khusus pada kebersihan kelas,” kata Dalle.

Untuk mendorong semangat para siswa, SMPN 2 Pinrang bahkan membuat program penghargaan bagi kelas terbersih. Setiap periode tertentu, kelas yang mampu menjaga kebersihan dan kerapihan akan mendapat hadiah. Program ini disambut positif oleh para guru dan murid, karena menciptakan kompetisi sehat di lingkungan sekolah.

Langkah ini bukan yang pertama dilakukan SMPN 2 Pinrang. Sebelumnya, sekolah tersebut kerap melakukan inovasi serupa, mulai dari pemanfaatan barang bekas menjadi karya seni hingga gerakan penghijauan di halaman sekolah. Semangat keberlanjutan selalu menjadi benang merah dari berbagai program yang diluncurkan.

“Intinya, apa yang sudah baik harus terus dijaga. Kami ingin budaya peduli lingkungan menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar program sesaat,” ujar Dalle menegaskan.

Upaya sekolah ini sejalan dengan dorongan pemerintah daerah yang tengah gencar mengampanyekan pengurangan sampah plastik di lingkungan masyarakat. Dengan menggerakkan siswa sejak dini, SMPN 2 Pinrang berharap lahir generasi yang peduli terhadap isu lingkungan sekaligus mampu berkreasi dari keterbatasan.

Melalui inovasi tiada henti ini, SMPN 2 Pinrang tidak hanya mencetak prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan kreativitas di tengah tantangan zaman. (Syass)