Pinrang – Javanewsonline.co.id | Akibat adanya pembiaran terhadap masyarakat penambang pasir di Sungai SaddangKab Pinrang Sul-Sel, yang terletak kurang lebih 2 km dari Bendungan Benteng, menimbulkan keresahan pada masyarakat petani di sekitar sungai tersebut.

Dimana bibir sungai sudah mulai terkikis, sehingga masyarakat disekitar sungai khawatir saat memasuki musim penghujan, karena dapat mengakibatkan banjir disekitar persawahan.

Hal ini sudah lama berlangsung, namun pihak terkait, khususnya Balai Besar Sungai Pompengan Jenne’ Berang Sul-Sel seakan-akan tidak ada perhatian, sebagaimana penjelasan dari para petani pada saat di temui awak media. Pada tanggal 10 November 2020 bertepatan dengan hari Pahlawan, para petani menyampaikan kepada pemerintah, bahwa mereka sangat khawatir akan dampak yang ditimbulkan dikemudian hari, akibat kikisan dari air sungai tersebut.

Bahkan jika pihak terkait tidak segera mengantisipasi hal ini, maka persawahan mereka di sekitar sungai akan tenggelam. (Djufri dan Syahrul)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.