Keerom (Papua) – Javanewsonline.co.id | KPU adakan rakor bersama Sekda Kabupaten Keerom, Bawaslu, Dukcapil, Kominfo, Kepala-Kepala Distrik, Tokoh Gereja, Tokoh Adat dan juga Tokoh Perempuan. Kegiatan ini bertempat di Hotel Grande Arso 2, distrik Arso Kabupaten Keerom, Kamis (3/12).

Melianus Gobay selaku Ketua KPU Kabupaten Keerom menerangkan, bahwa KPU memanggil semua Kepala Distrik dan juga pemangku-pemangku yakni Forkopinda. Ia menyampaikan kesiapan penyelenggaraan pemilu untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupate Keerom pada tanggal 9 desember besok.

“Kita sama-sama memastikan, bahwa jangan sampai terjadi persoalan-persoalan yang tidak kita inginkan. KPU memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada semua pemangku kepentingan, untuk memberikan masukan, saran dan kritik, terhadap pelaksanaan pemungutan suara tanggal 9 Desember besok,” ucapnya.

KPU sudah mendengar semua masukan dan saran, jadi itu akan menjadi catatan tersendiri untuk KPU dalam melihat kekurangan-kekurangan yang terjadi, baik itu penyelenggara pemilu dari tingkat KPPS, PPS dan juga PPD ditingkat Distrik.

KPU akan mengambil langkah-langkah dalam mengantisipasi semua kekurangan-kekurangan yang disampaikan oleh Kepala-Kepala Distrik, maupun pemangku kepentingan di daerah ini, serta Tokoh-Tokoh masyarakat, yaitu tokoh Gereja, Tokoh adat dan juga Tokoh perempuan, dan itu menjadi bahan evaluasi kita sendiri, untuk menangani terutama dalam 3/4 hari kedepan ini bisa mensukseskan Pilkada di Kabupaten Keerom ini.

Laporan lainnya juga yang dibahas dalam rakor hari ini, terkait jumlah DPT yang ada di Kabupaten Keerom. DPT Kabupaten Keerom berjumlah 54. 490 dari 11 Distrik dan 91 kampung. Ia juga berharap kepada seluruh masyarakat, untuk bergandeng tangan dan bersatu untuk mensukseskan Pilkada Keerom.

Ia menghimbau kepada masyarakat, untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan hati nurani, jangan karena uang anda memilih, maka nasib lima tahun kedepan akan tidak baik.

Pastikan pilihanmu dan katakan tidak pada golput dan harus hak politik anda disalurkan pada tanggal 9/12/2020 untuk memilih pemimpin Keerom yang baik, yang bijak dan yang takut akan Tuhan. Harapannya kepada para Calon, agar menjual program atau visi-misi, sehingga masyarakat dapat menentukan hak politik atau pilihannya kepada calon-calon yang sementara ini mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Keerom. (Panji) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.