Magetan – Javanewsonline.co.id | Desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan, tak mau ketinggalan dalam upaya menggenjot ekonomi lokal dan ketahanan pangan. Senin (26/5/2025), Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan warga menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Agenda utamanya: menetapkan revisi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bidang ketahanan pangan, serta membentuk dan mengukuhkan pengurus Koperasi Desa Merah Putih.

Acara penting ini dihadiri lengkap oleh Camat Lembeyan Samsi S.Sos beserta jajaran Forkopimca, tim dari Dinas Koperasi Magetan, Kepala Desa Kedungpanji Sugeng beserta perangkat, Ketua BPD, serta perwakilan RT, RW, dan tamu undangan lainnya.

Langkah Kedungpanji ini sejalan dengan spirit Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 3 Tahun 2025 yang mengatur penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan. Tujuannya jelas, untuk memperkuat swasembada pangan di Indonesia.

Keputusan ini juga merujuk pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 2 Tahun 2024 yang menekankan fokus penggunaan Dana Desa pada sektor ketahanan pangan. Dalam Musdesus ini, tema spesifik untuk kegiatan ketahanan pangan di Desa Kedungpanji juga sudah ditentukan.

Tak hanya itu, Musdesus ini juga menjadi momen penting untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang mengamanatkan percepatan pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Inpres ini mendorong langkah komprehensif, terkoordinasi, dan terintegrasi untuk pendirian, pengembangan, dan revitalisasi koperasi di tingkat desa/kelurahan.

Kepala Desa Kedungpanji, Sugeng, berharap besar dengan adanya program-program baru ini. “Semoga masyarakat bisa lebih sejahtera, dan desa pun ikut maju serta berkembang,” ujarnya optimis.

Musyawarah ini memang didesain untuk mendorong ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat kerja sama antarwarga desa. Dengan langkah-langkah strategis ini, Kedungpanji menunjukkan keseriusannya dalam membangun kemandirian desa. (Rend)