MAGETAN – Javanewsonline.co.id | Kabupaten Magetan akan memperingati hari jadinya yang ke-350 pada 12 Oktober mendatang. Peringatan ini merujuk pada tonggak sejarah sejak 12 Oktober 1675, ketika Basah Suryaningrat atau Ki Mageti mengangkat Basah Gondokusumo dengan gelar Yosonegoro sebagai Bupati pertama Magetan. Menariknya, tanggal tersebut juga bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.
Menyambut momentum bersejarah ini, Direktur Utama PT Pusaka Land Development, Bedit, turut menyampaikan ucapan selamat dan doa bagi kemajuan Magetan. Menurutnya, peringatan hari jadi ke-350 ini memiliki makna khusus karena mengusung tema “Magetan Tumbuh, Ekonomi Tangguh”.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Magetan yang ke-350 tahun. Semoga dengan mengambil tema Magetan tumbuh, ekonomi tangguh, ke depan Magetan semakin maju lagi,” ujar Bedit dalam keterangannya, Senin, 29 September 2025.
Ia menambahkan, tema tersebut relevan dengan kondisi saat ini, di mana sektor ekonomi daerah harus terus ditopang oleh kekuatan lokal, terutama pertanian. Sebagai daerah dengan lahan subur dan komoditas unggulan, Magetan dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan mendorong sektor pertanian dan mengembangkan potensi lokal, Magetan bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Harapannya, dari situ akan terbuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” kata Bedit.
Perayaan Hari Jadi Magetan sendiri biasanya diwarnai dengan beragam kegiatan budaya, kirab pusaka, hingga doa bersama. Pemerintah Kabupaten Magetan setiap tahun juga mengajak partisipasi masyarakat luas dalam rangkaian acara tersebut sebagai bentuk pelestarian sejarah dan identitas daerah.
Ucapan selamat dari berbagai kalangan, termasuk dunia usaha, dinilai sebagai bentuk dukungan moral bagi pembangunan Magetan ke depan. “Keterlibatan dunia usaha sangat penting, karena pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan menjadi kunci untuk mewujudkan Magetan yang benar-benar tumbuh dan tangguh,” ujar Bedit.
Magetan yang dikenal sebagai kota di kaki Gunung Lawu, selama ini identik dengan sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM. Melalui momentum hari jadi ke-350 ini, harapannya semangat kolaborasi dan inovasi bisa mendorong daerah tersebut semakin berdaya saing, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional. (Rendra)

