PELALAWAN — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan terus dilakukan. Di tengah kondisi api yang masih belum sepenuhnya padam, PT Musim Mas mengerahkan tim perbantuan beserta sejumlah peralatan pemadam untuk memperkuat upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran di lapangan.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerintah dan aparat terkait, PT Musim Mas menurunkan 1 regu damkara lengkap dengan peralatan pemadam kebakaran pemadam karhutla yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung. Tim tersebut diterjunkan untuk membantu mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lainnya.

Adapun personel dan peralatan yang dikerahkan meliputi 12 orang anggota pemadam karhutla, satu unit mini excavator PC75, enam unit mesin pompa, enam unit selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh unit nozzle, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.
General Manager PT. Musim Mas, Jerry Liu mengatakan pengerahan personel dan peralatan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta komitmen perusahaan untuk membantu penanganan karhutla bersama unsur terkait.
“Dukungan personel dan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses penanganan karhutla di wilayah Kerumutan serta mendukung upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas,” ungkap Jerry.
Perkuat Kesiapsiagaan Sejak Dini
Jerry menjelaskan, secara geografis Kabupaten Pelalawan dilintasi garis khatulistiwa dan memiliki sejumlah wilayah yang rentan terhadap karhutla, terutama ketika memasuki musim kemarau.
“Kita lihat secara geografis wilayah Kabupaten Pelalawan dilintasi garis khatulistiwa di sejumlah kecamatan. Kalau sudah memasuki musim kemarau, sebagian wilayah di Kabupaten Pelalawan paling rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Makanya dalam upaya pencegahan, PT Musim Mas berkomitmen terus mengadakan pelatihan pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan dan hutan yang beberapa bulan lalu sudah kita persiapkan,” jelasnya.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi karhutla. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pencegahan, deteksi dini, teknik pemadaman, penggunaan peralatan, hingga penerapan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, PT Musim Mas juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, hingga tim pemadam perusahaan dan masyarakat sekitar.
Menurut Jerry, keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanganan karhutla yang terpadu.
“Ini merupakan bentuk komitmen tinggi PT Musim Mas sebagai wujud nyata peran aktif dalam membantu pemerintah mencegah dan menangani permasalahan yang muncul di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.
Program Desa Bebas Api
Selain memperkuat kemampuan personel, PT Musim Mas juga menjalankan Program Desa Bebas Api sebagai salah satu upaya pencegahan karhutla berbasis masyarakat.
Melalui program tersebut, perusahaan menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai elemen lainnya untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan karhutla.
PT Musim Mas setiap tahun juga membuat nota kesepahaman bersama pemerintah desa di sekitar wilayah operasional untuk membangun komitmen bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya dari karhutla selama satu tahun, perusahaan memberikan reward sebagai bentuk apresiasi sekaligus mendorong masyarakat agar semakin aktif menjaga lingkungannya.
“Program ini setiap tahun kita laksanakan sebagai upaya mendorong optimalisasi pencegahan dini dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla saat mulai musim kemarau,” kata Jerry.
Perkuat Green Policing
Komitmen PT Musim Mas dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla juga sejalan dengan semangat Green Policing, yakni pendekatan kolaboratif dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.

Melalui konsep tersebut, perlindungan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan maupun pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Kolaborasi dalam pencegahan karhutla dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, deteksi dini, peningkatan kapasitas personel, serta kesiapan sarana dan prasarana pemadaman.
Pengerahan tim dan peralatan PT Musim Mas ke Kerumutan menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan dalam menghadapi karhutla yang terjadi di lapangan.
PT Musim Mas menegaskan akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat, serta pihak terkait lainnya dalam upaya penanggulangan karhutla.
Dengan kesiapsiagaan, kolaborasi, dan respons cepat, diharapkan kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.
PT Musim Mas berkomitmen untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung terciptanya wilayah yang aman dari kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan
Partisipasi perusahaan dalam penanganan karhutla dinilai sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan serta mencegah meluasnya kebakaran yang dapat berdampak terhadap masyarakat.
Wakil Bupati Pelalawan H Husni Tamrin mengatakan, penanggulangan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Musim Mas yang telah ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan karhutla di Kecamatan Kerumutan. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Wakil Bupati Pelalawan.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam membantu penanganan karhutla merupakan langkah positif yang perlu terus ditingkatkan. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah daerah, perusahaan, TNI-Polri, masyarakat, serta berbagai pihak terkait, penanganan karhutla di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
“Pencegahan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai api kecil berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap sinergi dan kepedulian seperti yang ditunjukkan PT Musim Mas dapat terus berlanjut serta menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan karhutla. (Erizal )

