OKI – Javanewsonline.co.id | Menyambut bulan suci ramadhan 1443 Hijriyah, seperti biasa bahan kebutuhan pokok selalu naik, khususnya di Kabupaten OKI Sumatera Selatan.
Seperti harga daging yang sudah menyentuh harga 170 ribu rupiah, belum lagi harga minyak goreng, serta harga cabai dan harga-harga lainnya yang juga ikut naik.
Saat ditemui awak media, usai acara ruwahan kebangsaan, di halaman kantor DPRD Kab OKI, Jumat (1/4/2022), Abdiyanto Fikri SH MH mengatakan, bahwa kenaikan harga sembako menjelang ramadhan adalah dampak dari krisis global, sehingga berpengaruh pada kenaikan bahan-bahan pokok.
“Kita berharap kepada pemerintah Kabupaten OKI, untuk melakukan interpensi, sehingga kenaikan bahan pokok tidak menjadi liar, agar tetap terkontrol,” ujarnya.
Hal itu agar tidak membebani masyarakat yang masih terdampak pandemi covid-19. Untuk kedepannya pihak DPRD Kab OKI dan pihak Pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan, dalam waktu dekat akan melakukan sidak, untuk melihat kondisi di lapangan dan apa yang harus dilakukan oleh pihak terkait.
Lanjut Abdiyanto, intinya pihak pemerintah dan DPRD menjamin masyarakat tidak terbebani dengan kenaikan harga bahan-bahan pokok.
Ketua DPRD Kab OKI ini juga menghimbau kepada masyarakat, untuk selalu tenang, tawakal dan ikhlas dalam menyambut bulan suci ramadhan dan idul fitri.
“Jangan terprovokasi dan jangan menimbun bahan pokok yang akan membuat melambungnya harga. Yakin lah pemerintah tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” tegasnya. Ketua DPRD OKI ini juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin kepada masyarakat OKI. (Irwan)

