Tanjabbar – Javanewsonline.co.id | Pembangunan rehab berat Sekolah Dasar Negeri (SDN) 153/V Purwodadi yang berada di Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, menuai ketidakselarasan antara Kabid Dikdas Trioyono dengan Kasi Sarana Prasarana Ambo Anta.
Pasalnya, saat awak media Java News konfirmasi (Senin 28/03), terkait pekerjaan tersebut, ia mengatakan bahwa pemeliharaan pekerjaan tersebut sudah habis waktunya, sebab waktu yang ditentukan hanya 3 bulan. Sementara Pagu dananya pun kecil, kurang lebih Rp 800.000.000.
Kabid Dikdas Triyono saat dihubungi melalui telepon seluler mengatakan, terkait keseluruhan lantai kelas yang di rehab sudah hancur. Menurutnya, nanti akan dilakukan perbaikan, sebab masa pemeliharaan masih ada 6 bulan lagi waktunya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya diberitakan di media, bahwa para guru khususnya Kepala sekolah, mengeluhkan hasil pekerjaan rehab berat yang dilakukan Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Barat, sebab murid-murid setiap hari masih harus melakukan penyiraman lantai guna mengurangi debu yang berterbangan sebelum proses belajar mengajar dimulai.
Bambang selaku Kepala SDN 153 mempertanyakan terkait pekerjaan rehab berat disekolahnya tersebut, apakah dalam bestek lantainya di keramik atau hanya sekedar di Aci saja?. (ADI)

