Karawang – Javanewsonline.co.id –
Dalam Memperingati hari Santri Nasional,Ponpes Sumber Barokah,Desa Wadas,Kecamatan Telukjambe Timur,Kabupaten Karawang, menggelar Upacara Pengibaran Bendera Sangsaka Merah Putih, Peminpin Upacara di Pimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Sumber Barokah KH,Ir.Mustaghfirin.

Upacara dihadiri Musyawarah Kordinasi Pimpinan Kecamatan ( Muspimcam);Telukjambe Timur,TNI- Polri,Ponpes terdekat Al-muhajirin,Miftahul Jannah dan Ponpes Al-Ridwan,Kepala Desa Wadas,DPD LDll,PC LDlldan, PAC LDll Telukjambe Timur,Kasi Intel Kejaksaan Negri Karawang dan Lima Calon Kepala Desa Wadas diantaranya

1.Hj.Ai Komara Junaedi No Urut 1
2.Mashudi atau Budi Georn no urut 2
3 H.Halim Topan no Urut 3
4.Ujang Herdiana no urut 4

  1. Abdul Gopur no urut 5

Upacara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Sumber Barokah,Dusun Ciherang Desa Wadas,pada Kamis (22/10/2026)

Pengibaran Bendera Merah Putih dikibarkan oleh Paskibraka Santri Ponpes Sumber Barokah yang dikuti

Pada sambutanya Pimpinan Ponpes Sumber Barokah KH,Ir .Mustagfirin menyampaikan
Pertama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa

Yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-nya sehingga kita semua dapat hadir untuk melaksanakan upacara peringatan Hari santri nasional ke-11 tahun 2026

dalam keadaan sehat wal afiat shalawat dan salam mudah-mudahan senantiasa tercurahkan kepada junjungan Alam nabi besar muhammad, shallallahu alaihi wasallam atas wasilahnya petunjuk dan bimbingannya sehingga kita bisa turut andil dalam pembinaan Masyarakat khususnya di pondok pesantren.

Semoga kita semua senantiasa bisa mendapatkan syafaatnya hingga akhir Amin” ujar Pipimpinan Ponpes Sumber Barokah

Peserta upacara hari santri dan hadirin, yang sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tahun bahwa pada tahun 2015 Presiden Republik Indonesia telah menurut Keppres Nomor 22 tahun 2015 tentang penetapan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional yang merujuk kepada tercetusnya revolusi jihad yang berisi fatwa kewajiban berijtihad demi mempertahankan kemerdekaan kemerdekaan Republik Indonesia

Revousi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945 yang kini kita peringati sebagai hari Pahlawan peringatan Hari santri nasional ke-11 tahun 2026 ini mengambil tema santri menguatkan menuju Indonesia emas

Tujuan diperingatinya hari santri ke-11 tahun 2026 dengan tema tersebut adalah untuk meneladani dan mengingat semangat jihad para santri pada masa penjajahan untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin oleh para ulama di Indonesia

Peringatan Hari Santri tahun 2026 yang mengusung tema santri menguatkan Negeri menuju Indonesia emas ini merupakan suatu pernyataan menguatkan peran santri dalam pembangunan bangsa yang mana santri tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga aktif mengambil peran strategis di berbagai sektor termasuk pendidikan teknologi ekonomi dan sosial melalui karakter produktif kreatif dan adabtif mempersiapkan generasi menuju menuju terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul memiliki kedalaman spiritual serta berakar pada tradisi keilmuan pesantren dan memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebangsaan

Negara Kesatuan Republik Indonesia makna santri menguatkan negeri adalah menghadirkan santri sebagai bagian dari solusi atas tantangan bangsa yang mampu memberikan kontribusi di berbagai bidang dengan dilandasi atas kedalaman spiritual dan keluasan ilmu serta diri yang berkarakter produktif kreatif dan adaptif

Menuju Indonesia emas dimaknai sebagai orientasi bersama dalam mempersiapkan generasi yang akan meneruskan wajah Indonesia pada tahun 2045

Peserta upacara hari santri dan hadirin yang berbahagia implikasi dari tema menguatkan Negeri menuju Indonesia emas ini meliputi penguatan modal kompetensi santri mendorong santri untuk menguasai 4 modal utama yakni ilmu yang mendalam karakter diri dan komunitas kuat tradisi yang berakar dan keberanian untuk berinovasi agar siap untuk menghadapi tantangan zaman modern transformasi

Menuju santri digital kemampuan untuk menyatukan tradisi keilmuan dengan Nalar algoritma dan literasi teknologi digital kontribusi nyata menyongsong Indonesia emas memposisikan pesantren dan santri sebagai pilar utama pembangunan moral dan sumber daya manusia nasional yang didukung ekosistem kemandirian Pesantren termasuk ekspor kemandirian dan Eko teologi dan menjaga persatuan dan kebhinekaan yang menggambarkan dan menegaskan tanggung jawab kebangsaan santri untuk terus menjaga dan merawat persaudaraan

Peringatan Hari santri, ke-11 tahun 2026 dengan tema tersebut diharapkan mampu memicu semangat serta dedikasi santri dan pesantren dalam upaya menciptakan generasi penerus yang profesional religius terus dan selalu mendekatkan diri kepada Allah subhanahuwata’ala

Perpaduan antara urusan dunia dan akhirat yang membuat dirinya yakin bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kaya dan bermartabat dan santri yang kuat jiwa karakter nasionalismenya santri yang indonesia.

Menjadi santri yang berintegritas sehingga pondok pesantren akan menjadi simbol dari umat Islam yang panjang akhirnya akan mampu menghantarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang baldatun toyyibatun warobbun Ghofur

Indonesia yang maju modern dan bermartabat peserta upacara hari santri dan hadirin yang berbahagia pada akhirnya kembali pada tema yang diangkat pada peringatan Hari santri nasional ke-11 tahun 2026 yaitu santri menguatkan Negeri menuju Indonesia emas saya mengajak dan mengingatkan agar kita semua elemen pondok pesantren sumber Barokah Karawang untuk bertekad dan berkomitmen kuat dalam penguatan

bangsa menjadi pilar dan moral spiritual yang semakin kuat dalam mengawal membangun bangsa melalui kontribusi nyata
dalam berbagai bidang

Menciptakan peradaban penciptaan peradaban yang didasari nilai-nilai Islam kebangsaan dan kemanusiaan dan mewujudkan simbol persatuan menjaga kerukunan umat beragama dan keutuhan bangsa melalui program program moderasi beragama

Mudah-mudahan menjadi motivasi untuk kita semua” pungkas Pim Ponpes Sumber Barokah. (Red)