BANTAENG_javaNewsonline.co.id -Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperkuat sinergi pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan mengikuti rapat monitoring dan evaluasi (monev) pemantauan BBM bersubsidi se-Sulawesi Selatan secara virtual, Senin (14/9/2026).
Rapat tersebut diikuti Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, dari Ruang Studio Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bantaeng.Monev dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, serta Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi.
Kegiatan berlangsung melalui Zoom Meeting dari Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka Nomor 31, Kota Makassar.
Rapat koordinasi dan pemantauan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 100.3.4/12077/DESDM tertanggal 7 September 2026 tentang Pemantauan dan Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) se-Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM bersubsidi di lapangan.
Ia mengatakan, sinergi lintas sektor mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari sejumlah antrean kendaraan di SPBU yang mulai terurai. Meski demikian, masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut.
“Alhamdulillah sudah mulai terurai. Tentu kita akan melihat evaluasi tentang bagaimana kemudian permintaan penambahan kuota Sulsel,” ujar Andi Sudirman.
Terkait penerapan kebijakan ganjil-genap serta pembelajaran daring, Gubernur menegaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat sementara. Langkah itu diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.
“Kebijakan ini kita ambil karena terjadinya antrean yang panjang. Ini bukan kebijakan permanen. Itu tidak lain dilakukan untuk mengurai antrean supaya tetap dapat semua,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota dan unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyaluran BBM bersubsidi, termasuk mengevaluasi kebutuhan kuota di wilayah Sulawesi Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir; Kapolres Bantaeng, Andi Mayasari Patongai; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantaeng, Andi Sjafruddin Magau; Mayor Inf Ruben Jacob Tana mewakili Dandim 1410 Bantaeng; Anggota DPRD Bantaeng, Marzuki Hasan; serta sejumlah unsur terkait lainnya.(agus)

