Musibanyuasin – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memperkuat sinergi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba ke SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), PT Medco Energi, dan PT Ginting Jaya Energi. Rombongan dipimpin Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga bersama jajaran bidang hubungan industrial dan penempatan tenaga kerja.

Dalam pertemuan di SKK Migas Sumbagsel, Disnakertrans Muba menyampaikan surat usulan kerja sama dari Bupati Muba HM Toha Tohet terkait program pemagangan serta penyerapan lulusan PPSDM Migas Cepu. Program tersebut diharapkan membuka peluang kerja lebih luas bagi putra-putri daerah yang telah memiliki kompetensi di sektor migas.

Sinulingga mengatakan, pemerintah daerah mengedepankan pendekatan kemitraan dengan seluruh KKKS agar implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang penyerapan tenaga kerja lokal dapat berjalan optimal. Selain itu, perusahaan juga diharapkan mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2024 mengenai penempatan tenaga kerja dalam negeri.

Menurut dia, pelaporan kebutuhan tenaga kerja melalui Disnakertrans akan menciptakan proses yang lebih transparan, akuntabel, dan memberi kesempatan lebih besar bagi masyarakat lokal memperoleh akses pekerjaan.

SKK Migas Sumbagsel menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan siap mendukung sosialisasi regulasi ketenagakerjaan kepada seluruh KKKS di wilayah operasionalnya.

Komitmen serupa disampaikan PT Ginting Jaya Energi. Perusahaan mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Pemkab Muba serta menyatakan siap memperluas peluang pemagangan bagi lulusan PPSDM Migas Cepu sesuai kebutuhan operasional perusahaan. Saat ini, perusahaan telah mempekerjakan tiga lulusan PPSDM Migas Cepu pada sejumlah bidang pekerjaan.

Pemkab Muba berharap sinergi antara pemerintah, SKK Migas, dan pelaku industri migas mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal, menekan angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan menuju terwujudnya Muba Maju Lebih Cepat. (Heryawan)