Suasana Ramadhan di Tuapeijat terasa hangat saat pasar murah digelar, membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau
Oleh: Syamsurijon Caniago, SH
Suasana Pasar Ibu Km 7 di Tuapeijat, Sipora Selatan, Kepulauan Mentawai, Kamis (12/3/2026) siang terasa berbeda. Di tengah hangatnya matahari Ramadhan, puluhan warga tampak antusias mendatangi lapak-lapak yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

Kegiatan bertajuk “Ramadhan Berkah Pasar Murah” itu digelar oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kepulauan Mentawai. Program sosial ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai, R.A. Yani, hadir langsung memantau jalannya kegiatan. Ia didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Mentawai, Ruslianus, serta sejumlah pejabat Kejari lainnya, di antaranya Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Diana Febrita Sari, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Rahmat Syarif, dan Plh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Teguh Ghifari.
Pasar murah tersebut digelar hanya satu hari, mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Meski singkat, kegiatan ini cukup menarik perhatian masyarakat sekitar. Sekitar 50 warga tercatat hadir dan memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli kebutuhan pokok.
“Tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar R.A. Yani saat berbincang dengan wartawan di lokasi.
Menurut dia, selisih harga yang diperoleh masyarakat diharapkan dapat membantu pengeluaran rumah tangga selama Ramadhan. Dengan demikian, uang yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.
“Kalau masyarakat bisa belanja lebih hemat, kelebihannya bisa digunakan untuk kebutuhan lain, misalnya membuat kue atau kebutuhan keluarga selama Ramadhan,” katanya.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan tersebut, antara lain beras, cabai merah, cabai hijau, tepung, buncis, sirup, minyak goreng, hingga margarin. Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar sehingga menarik minat warga.
Di sela keramaian pasar murah, seorang warga bernama Yuli mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia datang bersama keluarganya untuk membeli beberapa kebutuhan dapur.
“Sangat terbantu sekali. Selisih harganya lumayan dibandingkan harga pasar, jadi kami bisa belanja lebih banyak,” ujarnya.
Kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dan aparat penegak hukum kepada masyarakat selama bulan Ramadhan. Selain membantu meringankan beban ekonomi warga, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara institusi pemerintah dan masyarakat.
Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah, pasar murah di Tuapeijat menjadi ruang pertemuan antara kepedulian dan kebutuhan warga sebuah ikhtiar kecil yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

