Jember – Javanewsonline.co.id | Bupati Jember akan menggelar single even Pencak Silat se-kabupaten pada bulan depan. Hal ini dimaksudkan agar perguruan pencak silat bisa saling berlomba secara sehat.
Sesi wawancara dilakukan di Pendopo, pada Rabu (9/6), usai menyaksikan dan ikut menandatangani kesepakatan damai dan berkomitmen untuk hidup rukun diantara perguruan pencak silat.
Hendy mengungkapkan, tahun depan Jember akan menjadi tuan rumah Porprov 2022. Pada acara ini, ada niat baik dari seluruh perguruan, agar dapat bertemu untuk berkolaborasi menuju Jember juara. “Mari kita sama-sama melatih dan memilih pesilat yang berkualitas, agar Jember menjadi juara umum di acara Porprov nanti,” tuturnya.
Dia mengajak bagaimana komitmen kesepakatan yang sudah terjalin bersama, ditandatangani dengan niatan tulus, tidak ada tekanan dari siapapun dan dari pihak manapun.
“Mari kita wujudkan kedamaian di Jember ini, agar tidak terjadi apa-apa kedepan. Pada tahun 2022 Jember akan menjadi tuan rumah Porprov, ini adalah suatu kesempatan untuk menaikan nama Jember kedepan menjadi Jember juara dan Jember berprestasi,” pungkasnya.
Terkait persoalan tugu perguruan silat, Hendy juga memberikan tanggapannya. “Kuncinya bukan tugu, tetapi hidup bersama secara rukun,” tandas Hendy. Ia juga menegaskan, dalam hal pembangunan tugu supaya tidak melanggar aturan. “Tentunya pemerintah ini ada aturannya, dalam penggunaan lahan juga ada aturannya.
Lahan siapapun tidak boleh dipakai sembarangan, kita harus baik-baik. Jangan sampai itu ada tanah milik orang lain dipakai untuk bangun tugu, yang ada malah menimbulkan komplain sama kita,” pungkasnya. (Dilla)

