Mentawai — Javanewsonline.co.id | Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Kepolisian Resor Kepulauan Mentawai mengimbau masyarakat, khususnya umat Kristiani dan warga yang hendak bepergian, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa keselamatan jiwa dan keluarga harus menjadi prioritas utama dibandingkan aktivitas perjalanan maupun perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Cuaca saat ini sangat ekstrem dan tidak menentu, bahkan bisa berubah secara tiba-tiba. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk bepergian, terutama melalui jalur laut,” ujar Kapolres saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu, (21/12/)
Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat belajar dari peristiwa kecelakaan laut yang terjadi pada tahun sebelumnya di Desa Sagulubeg. Insiden kapal yang dihantam badai tersebut mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia dan hilang.
“Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang kembali. Keselamatan jauh lebih penting daripada memaksakan perjalanan dalam kondisi cuaca yang tidak memungkinkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Rory Ratno mengimbau warga yang tetap harus melakukan perjalanan laut agar memastikan kondisi cuaca dan kelayakan kapal atau boat kayu yang digunakan. Jika cuaca tidak bersahabat, masyarakat diminta menunda perjalanan demi menghindari risiko kecelakaan laut, seperti kapal terbalik, mesin rusak, hingga korban jiwa.
Dalam pesannya kepada masyarakat Mentawai, Kapolres menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal serta mengajak seluruh warga untuk saling menjaga diri dan keluarga.
“Selamat Hari Natal. Sayangi diri dan keluarga. Sura Sabeu,” tutup Kapolres.
Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian Polres Kepulauan Mentawai demi terciptanya perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kepulauan Mentawai. (Rijon)

