Sambas – Javanewsonline.co.id | Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas kini telah mencapai progres sekitar 80 persen. Proyek yang mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2025 ini menggunakan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sebesar Rp11,177 miliar.

Kadis kesehatan Sambas

Gedung Labkesmas tersebut dibangun di Jalan Pembangunan Sambas, Desa Dalam Kaum, Kecamatan Sambas tepat di depan Kantor Dinas Kesehatan Sambas. Pantauan pada Minggu, 23 November 2025, menunjukkan aktivitas pembangunan masih berlangsung dengan intensitas tinggi.

Pengawas lapangan, M Saleh ST, dari CV Tujuh Enam Sarana menyampaikan bahwa pengerjaan proyek terus menjaga mutu dan kualitas bangunan agar sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). “Saat pelaksanaan, pekerjaan selalu kami pastikan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Progres saat ini sudah mencapai 80 persen,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sambas, dr Ganjar Eko Prabowo MM, menegaskan bahwa pembangunan Labkesmas bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan langkah strategis memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah. Menurutnya, lab ini akan memegang peran penting dalam deteksi dini, pengujian, dan pengendalian penyakit.

“Laboratorium ini kelak menjadi pusat pemeriksaan dan deteksi dini berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular. Dengan fasilitas yang lebih representatif dan teknologi memadai, kami berharap Labkesmas mampu mendukung program kesehatan secara menyeluruh,” kata dr Ganjar.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan Labkesmas merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, modern, dan berbasis bukti ilmiah. “Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari jajaran Dinas Kesehatan, mitra pembangunan, maupun stakeholder lainnya,” ujarnya.

Lebih jauh, dr Ganjar menyebut penguatan fasilitas laboratorium kesehatan ini menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mewujudkan visi Indonesia sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (Usman)