TAKALAR –Javanewsonline.Co.Id–DS, warga Kecamatan Polongbangkeng Selatan yang dikenal sebagai sopir truk, meluapkan kekesalannya karena pembayaran material proyek jalan tani di Desa Barang Mamase, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, tak kunjung dibayar.

Material tersebut, kata DS, ia kirim sejak tahun 2024 atas permintaan Kepala Desa Barang Mamase, Usman Daeng Ngunjung. Namun hingga kini, ia mengaku belum menerima sepeser pun dari total nilai material yang mencapai sekitar Rp20 juta lebih
“Setiap kali saya datang ke kantor desa untuk menagih, kepala desa hanya janji-janji mau bayar, tapi tidak pernah ditepati,” ujar DS dengan nada kesal ke media ini.Belum lama ini
DS menegaskan, dirinya sudah cukup bersabar selama setahun menunggu kejelasan pembayaran. Namun jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian dari pihak pemerintah desa, ia mengancam akan membongkar kembali material yang digunakan untuk pembangunan jalan tani tersebut.
“Kalau tidak segera diselesaikan, saya akan ambil kembali material itu. Itu milik saya, belum dibayar,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan karena proyek jalan tani yang semestinya menjadi fasilitas penunjang pertanian warga kini terancam dibongkar akibat dugaan kelalaian pihak pemerintah desa dalam memenuhi kewajiban kepada penyedia material.
Melalui telepon selulernya saat dikonfirmasi Kamis 6/11/2025, Kepala Desa Barang Mamase Usman Daeng Ngunjung, menbenarkan mengerjakan proyek jalan tani pakai Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 terkait mengenai Pembayaran Sirtu sudah dibayar
“Betul pak saya mengerjakan jalan tani anggaran Dana Desa (DD)Tahun 2024 lalu dan memesang sirtu dan menyerahkan uang pembayarannya kepada Saudara Daeng Napa tahun itu juga setelah pekerjaan jalan tani selesai sesuai pesanan sirtu sama Daeng Napa karena dia mengaku yang punya Mobil truk dan Daeng Napa Adalah Bernama Lengkap Kamaluddin Lantara Sekretaris Kelurahan Bonto Kadatto, Kecamatan Polsel, namun Belakangan saya kaget setelah Daeng Sutte sopir truk datang menagih katanya belum di bayar dana sirtu “, Ucapnya(Muhammad Rusli)

