SERANG –  Javanewsonline.co.id | Pembangunan Masjid Terapung Banten (MTB) di Anyer, Kabupaten Serang, yang telah mangkrak sejak digagas pada 2014, kini kembali jadi sorotan. Proyek ambisius mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman itu masuk dalam daftar program unggulan 100 hari kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih, Ratu Rachmatuzakiyah-Muhammad Najib Hamas.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah bupati-serang-1.jpg

Langkah percepatan ini diungkapkan oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Serang, Febrianto. Menurutnya, pembangunan MTB adalah salah satu dari sepuluh program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang yang baru, tepatnya di poin kelima.

Tim Kecil Menemui “Tuan Rumah” Proyek

Untuk mewujudkan janji tersebut, tim kecil dari Pemerintah Kabupaten Serang telah bergerak cepat. Pada Jumat, 20 Juni 2025, tim ini menemui Ahmad Taufik Nuriman, yang kini menjabat Ketua Panitia Pembangunan MTB, di kediamannya di Ciracas, Kota Serang.

“Kami tim kecil sudah bertemu bersilaturahmi kepada Ketua Pengurus Yayasan Al Bahru Bapak Ahmad Taufik Nuriman didampingi Mantan Sekda Kabupaten Serang, Lalu Atahrussalam Rais dan Tubagus Entus Mahmud Sahiri,” kata Febrianto dalam keterangan tertulisnya.

Dalam pertemuan tersebut, tim kecil Pemkab Serang meminta arahan dan petunjuk untuk melanjutkan pembangunan masjid yang berlokasi di Kampung Cibeureum, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang itu. “Kami selaku kepanjangan tangan dari Ibu Bupati dari Pemda Kabupaten Serang membentuk tim kecil, Tim percepatan pembangunan MTB memohon arahan dan petunjuk dari mereka-mereka bagaimana dan seperti apa kami untuk membantu keberlanjutan pembangunan MTB dimaksud,” ungkap Febrianto.

Restu dan Pesan dari Ahmad Taufik Nuriman

Taufik Nuriman, yang selama ini menjadi inisiator proyek, menyambut baik niat baik Bupati dan Wakil Bupati Serang yang baru. Ia mengucapkan terima kasih atas kesediaan Pemkab Serang membantu melanjutkan pembangunan MTB.

Namun, Taufik Nuriman juga menitip pesan penting. Ia meminta tim Pemkab Serang untuk tetap semangat mendampingi Yayasan Al Bahru agar visi dan misi program unggulan Ratu Zakiya-Najib Hamas ini terwujud.

“Pak ATN (Ahmad Taufik Nuriman) memberi pesan kepada kami, secepat ini beliau akan membenahi kepengurusannya terlebih dahulu sebelum beraudiensi dengan Ibu Bupati,” kata Febrianto. Pembenahan kepengurusan Yayasan Al Bahru ini dianggap krusial karena ada anggota yang sudah berhenti dan meninggal dunia. “Mohon tempo waktu mereka akan membenahi kepengurusan secepat mungkin, dan Insya Allah mereka akan memberi tahu setelah tersusun komposisi kepengurusan dimaksud,” terang Febrianto.

Tim kecil Pemkab Serang pun mengucapkan terima kasih atas sambutan dan arahan yang diberikan oleh pengurus Yayasan Al Bahru, serta kepercayaan dari Bupati dan Wakil Bupati Serang.

Ikon Baru Banten: MoU Segera Diteken?

Febrianto memaparkan, dari pertemuan tersebut disimpulkan bahwa bangunan Masjid Terapung Banten akan segera terwujud dan ditargetkan menjadi ikon baru Kabupaten Serang. Langkah selanjutnya adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengurus Yayasan Al Bahru dengan Pemkab Serang yang diwakili oleh Bupati.

“Insya Allah dalam timing ini kita targetkan adanya MoU kerja sama antara Pengurus Al Bahru dengan Pemda Kabupaten Serang dalam hal ini Ibu Bupati Serang. Setelah itu baru kita atur tagline-nya, timeline-nya, progresnya untuk pembangunan Masjid Terapung Banten,” urai Febrianto.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Serang Eki Baihaki, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas terkait seperti Disporapar dan DPUPR, hingga Camat Cinangka. Sinyal kuat bahwa proyek mangkrak ini akan segera menemui titik terang. (*)