Pelalawan – Javanewsonline.co.id | Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, tengah mendalami penyebab terjadinya tawuran antarkelompok remaja yang berlangsung pada Minggu malam (1/6/2025). Insiden ini menyebabkan satu anak mengalami luka memar di bagian kepala.

Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Tatit Rizkyan Hanafi S.T.K., S.I.K., membenarkan peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi pada Senin (2/6/2025), ia menyampaikan bahwa tawuran melibatkan sekitar 16 orang remaja dan terjadi di sekitar Jalan Akasia.
“Berkat informasi cepat dari masyarakat, kami segera mengamankan kedua kelompok yang terlibat. Mereka langsung kami bawa ke kantor Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar AKP Tati.
Menurut keterangan awal, sebagian besar dari remaja yang diamankan mengaku hanya ikut-ikutan. Polisi kemudian memanggil orang tua masing-masing untuk dilakukan proses mediasi. Kedua kelompok sepakat untuk tidak mengulangi perbuatannya.
AKP Tatit juga menegaskan bahwa isu yang sempat berkembang mengenai unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) dalam insiden tersebut tidak benar.
“Kami sudah pastikan bahwa tawuran ini tidak berkaitan dengan unsur SARA,” katanya.
Polsek Pangkalan Kerinci bersama jajaran Polres Pelalawan telah meningkatkan patroli rutin, khususnya pada malam hari, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa. Peristiwa tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung direspon cepat oleh tim patroli yang diarahkan ke lokasi kejadian.
“Kami masih menyelidiki akar permasalahan yang memicu bentrokan ini. Pendekatan persuasif melalui orang tua dan tokoh masyarakat akan terus kami kedepankan untuk menciptakan suasana kondusif,” ujar AKP Tati mengakhiri keterangannya. (Eizal)

