Tulungagung – Javanewsonline.co.id | Pembangunan Perdana Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Iskak Kab Tulungagung yang diberi nama Graha Mandiri, diresmikan oleh Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo diawali dengan pemotongan pita, pada Jum’at siang (9/4/2021).
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo berharap, melalui pembangunan gedung baru ini dapat turut mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, utamanya bagi masyarakat yang kurang mampu pada umumnya.
“Pembangunan sarana kesehatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan jaminan kesehatan bagi masyarakat, yang diselenggarakan dengan bentuk prasarana di bidang kesehatan untuk semua kalangan masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid 19 ini,” ungkap Bupati dalam sambutannya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dr Supriyanto selaku Direktur RSUD Dr Iskak menjelaskan, bahwa dalam pembangunan gedung baru tersebut tercatat ada sekitar 133 tempat tidur, terbagi atas ruang perawatan kelas 1, kelas 2, VVIP dan presindent suit lantai dan 133 kamar yang terdiri dari 46 kamar untuk kelas II di lantai dua, 46 kamar untuk kelas I dan II di lantai tiga.
Selanjutnya ada 5 kamar VVIP, 18 Presiden suit dan dua intermediate Ward dengan 5 bed di lantai empat, serta 16 kamar VVIP dan enam kamar Presiden suit di lantai lima.
Besarnya kapasitas ini sangat penting, karena RSUD dr Iskak tengah diusulkan menjadi rumah sakit rujukan provinsi. Menurut Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Dharmoredjo, gedung baru ini akan dioperasikan mulai Senin (12/4). Sedangkan grand opening akan dilaksanakan pada akhir Mei nanti.
“Sampai saat ini, jumlah fasilitas sarana kesehatan diruang rawat inap gedung baru itu difokuskan hanya pada pasien yang tidak terpapar Covid-19. Sedangkan untuk pasien yang telah terpapar Positif Covid-19 tetap diberikan pelayanan, namun pada gedung yang lama,” tuturnya.
Disinggung terkait total anggaran yang sudah digelontorkan pada pembangunan gedung tersebut, pihaknya mengatakan telah menghabiskan untuk pembangunan fisik beserta fasilitas didalamnya dengan total nilai sebesar Rp 52 miliar.
Diharapkan, dengan adanya pembangunan gedung ruang rawat inap baru, permasalahan yang berkaitan dengan jaminan pelayanan kesehatan di RSUD Dr Iskak Kabupaten Tulungagung ini dapat tertangani dengan baik dan Maksimal. “Mengingat RSUD dr Iskak Tulungagung juga menjadi salah satu rujukan pasien dari daerah lain,” pungkasnya. (Arief)

