Keerom – Javanewsonline.co.id | Ketua Umum Asosiasi Mahasiswa se-Tanah Tabi, Ayub Wamiau minta Bupati Kabupaten Keerom, Muhammad Markum segera menyelesaikan hak-hak ASN, termasuk tenaga kesehatan dilingkungan Pemkab Keerom.
Hal ini disampaikannya, untuk menyikapi fakta mogok kerja para tenaga kesehatan dan ASN di kabupaten tersebut, dengan menutup pelayanan kantor pada sejumlah OPD dilingkungan pemerintah Keerom, pada 18 Januari 2021di Jayapura.
“Kalau mogok begini, apalagi pelayanan sampai tutup, kalau sakit mau berobat kemana, dan urusan administrasi terbengkalai, kasian masyarakat jadi korban,” ujarnya.
Dirinya menyesalkan, kenapa masyarakat Keerom hanya diam saja pada permasalahan ini. Ia mengajak kepada semua elemen masyarakat di kabupaten tersebut, agar pro aktiv bersuara demi kepentingan pelayanan dan pembangunan kedepan.
Ia meminta sebisa mungkin permasalahan ini cepat dicarikan solusi, agar jangan sampai membebani kepala daerah yang baru dan pemenang Pilkada tahun 2020 lalu. “Bila terjadi penyimpangan, agar segera diproses hukum, karena masih banyak pekerjaan pembangunan yang harus tersentuh dan disikapi,” pungkasnya. (Panji)

