Lebak – Javanews.co.id | Warga Desa Parakan Besi, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten, berharap perhatian dari pemerintah Provinsi Banten, dalam menanggulangi bencana banjir yang rutin melanda desanya ketika di musim penghujan tiba.

Menurut salah satu warga setempat, Muhtar, kampungnya akhir-akhir ini sering dilanda musibah banjir yang sangat merugikan masyarakat petani. “ Kampung kami sering dilanda banjir bandang pak, bahkan dalam tahun ini sudah dua kali dilanda banjir dan merendam puluhan hektar sawah warga,” katanya.

Muhtar juga mengungkapkan, banjir tersebut akibat luapan air Ciujung yang melintasi wilayahnya. “Bahkan akses jalan ke kampung kami selain belum terbangun dengan baik, kondisinya kini mulai retak dan longsor, akibat bencana banjir kemarin. Termasuk bangunan masjid dan beberapa rumah warga,”tuturnya.

Hal ini juga dikatakan oleh warga lainnya, Yudi, mestinya untuk menghindari kelongsoran yang lebih parah, dia berharap pemerintahan Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten untuk membangun penahan tanggul sungai Ciujung yang berdekatan dengan wilayah kampungnya. “Sehingga bila terjadi banjir kembali air tidak menggerus tanah (abrasi) tepian sungai ciujung,” harapnya.

Sementara ditempat terpisah, salah satu staf Desa Parakan Besi mengatakan, bantaran sungai Ciujung telah didata untuk program pembangunan penahan tanah tepian sungai. “Tapi soal jadi dan tidaknya dibangun untuk normalisasi aliran sungai ciujung itu, belum ada kelanjutannya kembali sampai saat ini,” jelasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.