Takalar – Javanesonline.co.id | Upaya mendorong kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Takalar kian menunjukkan hasil. Minggu siang, 21 September 2025, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, meresmikan empat gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong.
Kunjungan itu dilakukan usai menghadiri perayaan HUT ke-3 Desa Kampung Beru. Didampingi Ketua DPRD Takalar, Muhammad Rijal, serta disambut Camat Galesong, Iksan Larigau, dan Kepala Desa Galesong Baru, Muhammad Sirwan, Bupati meninjau langsung unit usaha koperasi yang sudah beroperasi.
Empat gerai yang telah berjalan meliputi apotek, gudang logistik, gerai sembako, dan warung kopi. Selain itu, Daeng Manye juga meresmikan Pojok Internet Desa yang diharapkan dapat menjadi tonggak awal program digitalisasi desa di wilayah pesisir tersebut.
“Insya Allah dengan adanya pegawai dan ruangan yang memadai, koperasi ini akan terus berkembang. Kopdes Merah Putih menjadi bukti bahwa desa bisa mandiri jika didorong dengan inovasi,” ujar Daeng Manye dalam sambutannya.
Menurutnya, koperasi di Galesong Baru adalah yang kedua aktif beroperasi di Takalar setelah Desa Aeng Batu-Batu. Ia berharap desa lain segera menyusul. “Saya yakin desa lain akan berkompetisi untuk mewujudkan Kopdes Merah Putih di wilayahnya masing-masing,” kata Bupati.
Bagi pemerintah daerah, Kopdes bukan sekadar wadah ekonomi, melainkan instrumen pemberdayaan yang menyatukan potensi warga desa. Dengan sistem gerai yang beragam, koperasi dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Kepala Desa Galesong Baru, Muhammad Sirwan, menuturkan koperasi yang dipimpinnya baru berjalan dua bulan. Dari tujuh gerai yang direncanakan, empat di antaranya sudah mulai aktif. “Alhamdulillah, berkat dukungan Pemkab dan pihak swasta, koperasi ini mulai bergerak. Kami menargetkan semua gerai bisa beroperasi dalam waktu dekat,” ujarnya.
Selain fokus pada ekonomi, desa juga meluncurkan Pojok Internet Desa. Sirwan menjelaskan, fasilitas ini hadir untuk mempermudah akses jaringan, khususnya bagi pelajar yang membutuhkan internet untuk kegiatan belajar. “Program ini langkah awal menuju desa digital seperti yang dicanangkan Pak Bupati,” tambahnya.
Bupati Takalar menilai inisiatif ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan pemerataan dan inovasi. Menurutnya, desa harus menjadi lokomotif pertumbuhan dengan basis gotong royong. “Kemandirian desa bukan hanya tentang ekonomi, tapi juga soal membuka akses informasi dan pendidikan yang lebih baik bagi warganya,” kata Daeng Manye.
Kehadiran Kopdes dan Pojok Internet Desa di Galesong Baru mendapat sambutan hangat dari warga. Mereka menilai gerai koperasi mempermudah akses kebutuhan pokok, sementara fasilitas internet membantu anak-anak sekolah dalam mengerjakan tugas tanpa harus pergi jauh.
Dengan peresmian ini, Pemkab Takalar menegaskan arah baru pembangunan desa: mendorong tumbuhnya unit usaha rakyat berbasis koperasi sekaligus memperkuat literasi digital. “Yang kita mulai hari ini harus berkelanjutan. Desa harus menjadi pusat inovasi, bukan lagi sekadar objek pembangunan,” ujar Bupati menutup kunjungannya. (Syarifuddin)

