
Takalar (Sulsel) – Javanewsonline.co.id | Sejak pagi suasana ramai sudah terasa di kantor Desa Topejawa Kecamatan Mangarabombang Kab Takalar Sulawesi Selatan. Puluhan anak dari Desa Topejawa dan dari desa lainnya bersama orang tuanya sudah hadir untuk mengikuti kegiatan khitanan massal dari Rumah Zakat, dengan protokol kesehatan secara ketat, Senin (26/7).
Rumah zakat menggelar khitanan massal, sebanyak 50 orang anak ikut dalam kegiatan khitanan massal yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Topejawa Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar.
Pembukaan kegiatan Khitanan Massal turut dihadiri Camat Mangarabombang Sahrir SH MM, Kepala Desa Topejawa Asrul Kadir SSos MSi dan panitia Rumah Zakat Usman Sau, Babinsa, Babinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj Desa Topejawa Asrul Kadir SSos MSi sangat senang dengan terlaksananya kegiatan ini, atas nama pemerintah Desa Topejawa sangat berterima kasih atas terlaksananya khitanan massal ini,’
“Atas nama pemerintah Desa Topejawa kami ucapkan terima kasih kepada tim rumah zakat yang menempatkan Desa Topejawa untuk menjadi penyelenggara khitanan massal. Dengan adanya kegiatan ini, bisa membantu masyarakat yang kurang mampu, semoga inisiasi khitanan massal ini tidak hanya ditahun ini saja, tapi juga bisa dilaksanakan ditahun tahun selanjutnya didesa ini ataupun di desa-desa lainnya. Apalagi ditengah suasana pandemi Corona bagi masyarakat yang kurang mampu bisa terbantu dengan adanya kegiatan khitanan massal,” kata Asrul Kadir.
Usman Sau selaku Panitia Rumah Zakat menyampaikan, bahwa kegiatan ini bisa terselenggara atas kepercayaan donatur Rumah Zakat. “Kegiatan ini terselenggara atas partisipasi dan kepercayaan para dermawan yang berinfak, wakaf, zakat dan sedekah melalui Rumah Zakat,” ucapnya. Selain itu, panitia Rumah Zakat Usman Sau mengucapkan terima kasih kepada pihak desa atas kesediaannya melaksanakan kegiatan khitanan massal di Desa Topejawa. Sementara itu puluhan anak peserta khitanan massal menangis histeris saat disunat dan tak kuasa menahan rasa sakit oleh tajamnya gunting tim medis. (Muhammad Rusli)

