Blitar – javanewsonline.co.id – Komitmen DPRD Kabupaten Blitar dalam memperkuat peran pesantren kembali ditunjukkan. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Blitar menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama perangkat daerah terkait dalam rangka memfasilitasi aturan penyelenggaraan Pesantren, Minggu (4/10).

Raker yang berlangsung konstruktif tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pembangunan keagamaan di Kabupaten Blitar. Berbagai persoalan strategis dibahas secara mendalam, mulai dari pemetaan kebutuhan riil pesantren di lapangan, bentuk dukungan nyata yang dapat diberikan pemerintah daerah, hingga sinkronisasi regulasi agar sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di tingkat nasional.

Langkah ini diambil karena Pansus menyadari peran pesantren yang sangat vital dan tidak tergantikan. Selama ini pesantren bukan hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi benteng pembentukan karakter anak bangsa, menjaga moralitas, serta menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi dan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Ketua Pansus menegaskan, fasilitasi terhadap pesantren tidak boleh dipandang secara sempit hanya sebagai persoalan program tahunan dan alokasi anggaran semata.

“Memfasilitasi Pesantren bukan sekadar persoalan program dan anggaran, tetapi bagaimana aturan kebijakan yang kita susun benar-benar menuju tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi pesantren serta dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Melalui Raperda Fasilitasi Pesantren ini, DPRD Kabupaten Blitar berharap akan lahir sebuah payung hukum yang kuat, komprehensif, dan berkeadilan. Aturan yang nantinya tidak hanya memberikan kepastian dukungan bagi ribuan santri dan pengasuh pesantren, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi pesantren sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Blitar yang religius, berkarakter, dan sejahtera.

Kegiatan raker ini menjadi bukti keseriusan DPRD Kabupaten Blitar dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada lembaga pendidikan berbasis keagamaan demi masa depan generasi bangsa yang lebih baik.(ida)