TAKALAR –Javanews online. Co. Id–Usai melantik Drs. Achmad Rivai M.Si sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar yang baru, diruang Pola kantor Bupati Takalar 9/10/2026, Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan pentingnya peran Sekda sebagai motor penggerak birokrasi yang harus bergerak cepat, lincah, dan berani menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Daeng Manye mengibaratkan Sekda sebagai seorang Mahapatih di medan perang yang harus memiliki keberanian, kecermatan, serta kemampuan menyusun strategi untuk membantu kepala daerah dalam mewujudkan program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Sekda tidak hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi juga menjadi penghubung strategis yang memastikan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) berjalan efektif dan terarah.
Ia meminta Sekda yang baru dilantik untuk aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di lingkungan OPD tingkat kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.
“Sekda harus bergerak cepat dan lincah dalam membantu Bupati menjalankan pemerintahan. Koordinasi harus berjalan baik di semua tingkatan, sehingga setiap program dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian penekanan Bupati.
Lebih lanjut, Daeng Manye menekankan bahwa tantangan pemerintahan membutuhkan kepemimpinan yang responsif, kemampuan mengambil langkah strategis, serta keberanian dalam mencari solusi atas berbagai persoalan daerah.
Ibarat Mahapatih di medan perang, Sekda dituntut mampu menggerakkan seluruh perangkat daerah, menyatukan langkah, dan memastikan setiap kebijakan pemerintah berjalan sesuai sasaran.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa Sekda memiliki posisi strategis dalam mendukung kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, terutama dalam mempercepat pelaksanaan program prioritas, memperkuat koordinasi birokrasi, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan kepemimpinan Sekda yang responsif, soliditas antar-OPD diharapkan semakin kuat sehingga pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Takalar dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Muhammad Rusli)

