BANTAENG — Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng terus memperkuat kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat dan sektor swasta guna memodernisasi sektor pertanian daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkokoh ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani lokal secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, saat menerima kunjungan kerja Staf Ahli Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama jajaran manajemen PT Firman’s Grup di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Rabu (15/7/2026).
Bupati yang akrab disapa Uji ini menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian pemerintah pusat dan dunia usaha terhadap potensi pertanian di Bantaeng. Ia menekankan bahwa akselerasi di sektor agraris tidak dapat berjalan sendiri, melainkan butuh keterlibatan multisektor.
“Kolaborasi adalah kunci utama. Pemkab Bantaeng terus membuka ruang kerja sama dengan seluruh pihak demi menghadirkan inovasi teknologi, investasi, dan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian kita,” ujar Fathul Fauzy.
Ia menambahkan, sektor pertanian sejauh ini tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bantaeng. Oleh karena itu, sinergi tripartit antara Kementan RI, pemerintah daerah, dan pihak swasta diharapkan mampu mempercepat mekanisasi dan hilirisasi hasil bumi.
Peluang Investasi dan Modernisasi
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi intensif mengenai peta jalan pengembangan pertanian di Bantaeng. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi peningkatan kualitas komoditas, peningkatan kapasitas (SDM) petani lokal, hingga penjajakan peluang investasi yang inklusif.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyudin, yang turut mendampingi bupati dalam pertemuan tersebut, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti rencana program ini. Ia memastikan komunikasi dengan kementerian dan mitra swasta akan dikawal secara intensif.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi teknis agar program-program strategis dari pusat maupun peluang kemitraan dengan swasta ini bisa segera terealisasi di lapangan,” kata Mahyudin.
Melalui kemitraan yang solid ini, Pemkab Bantaeng optimistis dapat menyelaraskan program pembangunan daerah dengan agenda ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadikan pertanian modern sebagai fondasi utama kekuatan ekonomi daerah di masa depan. (Agus)

