BANTAENG – Javanewsonlie.co.id | Sebanyak 321 jemaah haji asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, resmi kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi. Rombongan haji ini disambut langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Sebelum tiba di Bantaeng, rombongan tersebut dijemput oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, di Asrama Haji Sudiang, Embarkasi Makassar, untuk kemudian dikawal menuju daerah asal.
Bupati Bantaeng Fathul Fauzy menyampaikan apresiasinya atas kedisiplinan para jemaah selama berada di Tanah Suci. Meski didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia), panitia mencatat antusiasme dan ketertiban jemaah Bantaeng mendapatkan penilaian positif dari koordinator embarkasi.
Namun, pemulangan musim haji tahun ini juga menyisakan catatan evaluasi kesehatan:
- Jemaah Wafat: Satu orang jemaah dilaporkan meninggal dunia saat pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
- Jemaah Sakit: Tiga jemaah langsung dilarikan ke RSUD Bantaeng setibanya di tanah air untuk mendapatkan perawatan intensif.
- Batal Berangkat: Dari total manifes awal sebanyak 323 orang, satu jemaah gagal terbang sejak berada di Asrama Haji Sudiang akibat sakit keras.
“Perjalanan haji adalah salah satu ibadah spiritual yang menguras fisik secara berat. Jemaah yang berhasil pulang dengan selamat hari ini merupakan orang-orang yang tangguh,” ujar Fathul Fauzy.
Kepala Kantor Haji dan Umrah Bantaeng, H. Muhammad Tahir, merinci bahwa penyusutan jumlah rombongan dari kuota awal 323 orang murni disebabkan oleh faktor kondisi medis jemaah.
Pihak Pemkab Bantaeng turut memberikan apresiasi khusus kepada tim medis, dokter, dan pendamping haji daerah yang dinilai responsif melakukan mitigasi terhadap jemaah lansia selama fase pemulangan.
Acara penyambutan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Bantaeng Hj. Jumrah, perwakilan Kodim 1410/Bantaeng, Polres Bantaeng, Kejaksaan Negeri, serta Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng dr. Andi Ihsan. (Agus)

