BANTAENG – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi menerima 764 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Gelombang 116. Penerimaan ratusan mahasiswa yang akan melakukan pengabdian masyarakat ini dipusatkan di Tribun Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Ratusan mahasiswa tersebut nantinya akan disebar secara merata di 8 kecamatan, yang mencakup 46 desa dan 21 kelurahan di seluruh Kabupaten Bantaeng.
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menyatakan apresiasinya atas dipilihnya kembali Bantaeng sebagai lokus pengabdian salah satu kampus terbesar di Indonesia Timur tersebut. Guna mendukung kelancaran program, bupati mengeluarkan dua instruksi khusus:
- Larangan Pungutan: Seluruh camat, lurah, dan kepala desa dilarang keras membebankan biaya apa pun kepada mahasiswa selama menjalankan program KKN.
- Insentif Wisata: Pemerintah daerah menggratiskan akses masuk ke seluruh objek wisata kelolaan pemkab bagi mahasiswa yang mengenakan almamater atau rompi KKN resmi.
“Walaupun Bantaeng merupakan salah satu kabupaten terkecil di Sulawesi Selatan, kami memiliki keindahan alam dan potensi luar biasa di tiga karakter wilayah: pegunungan, dataran rendah, dan pesisir. Ini bisa menjadi laboratorium pembelajaran yang kaya bagi mahasiswa,” ujar Fathul Fauzy.
Di sisi lain, Kepala Sub Direktorat KKN Unhas Makassar, Syarifuddin Mabe Parenreng, menekankan bahwa kehadiran mahasiswanya di lapangan bukan untuk mendikte, melainkan untuk mendukung dan mengakselerasi program kerja yang sudah dirancang oleh pemkab setempat.
Syarifuddin juga menitipkan pesan kepada jajaran aparat desa agar membimbing para mahasiswa jika ditemukan benturan antara idealisme kampus dengan realitas sosial di lapangan. Langkah integratif ini diharapkan mampu meninggalkan warisan program (legacy) yang berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga Bantaeng. (Agus)

