Bangkalan — Javanewsonline.co.id | Peringatan Hari Santri Nasional di SDN Dlemer, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, pada Rabu, 22 Oktober 2025, berlangsung penuh semangat dan kekhidmatan.

Sejak pagi, halaman sekolah dipenuhi siswa yang mengenakan busana muslim rapi sesuai ketentuan guru. Lantunan sholawat dan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema, menciptakan suasana religius yang menyejukkan di tengah hiruk-pikuk kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah melalui para guru menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan juga momentum untuk memperkuat karakter keagamaan siswa. Meskipun Kepala Sekolah, Nur Ainah, tidak dapat hadir, para guru tetap menggelar kegiatan dengan penuh dedikasi. Mereka menilai, pendidikan agama Islam harus menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian siswa agar tumbuh menjadi manusia yang berakhlak mulia dan bertakwa kepada Allah SWT.

“Para guru berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai disiplin, religius, dan tanggung jawab kepada siswa. Kami ingin mereka tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki dasar moral dan spiritual yang kuat,” ujar salah satu guru SDN Dlemer saat ditemui seusai kegiatan.
Selain mengenakan pakaian muslim, para siswa juga mengikuti berbagai aktivitas keagamaan seperti pembacaan surah pendek, tadarus bersama, serta lomba sholawat. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua dan masyarakat sekitar yang turut hadir menyaksikan.
Menurut sejumlah guru, tradisi memperingati Hari Santri di sekolah tersebut sudah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nanti. Selain mempererat hubungan antara guru dan murid, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan rasa cinta kepada agama dan bangsa.
“Harapan kami, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berbakti kepada orang tua, dan berguna bagi nusa dan bangsa,” tambah guru itu.
Dengan kegiatan ini, SDN Dlemer Arosbaya berupaya menjadikan sekolah tidak hanya sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual.
Semangat Hari Santri di sekolah dasar tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan dalam menumbuhkan kesadaran beragama di kalangan generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan dasar. (Wahid)

