Pangkep – Javanewssonline.co.id | Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Pangkep di Kantor DPRD Kabupaten Pangkep pada Senin siang, 1 September 2025, berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat Polres Pangkep dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Sekitar pukul 14.00 WITA, massa yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa—di antaranya PMII, GMNI, HIMALAYA, Gerakan Mahasiswa Pangkep, HMI MPO, serta BEM STAI DDI—bergerak dari Mapolres menuju gedung dewan. Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, memimpin langsung pengawalan rombongan.
Setibanya di kantor DPRD, para mahasiswa diterima Ketua DPRD Kabupaten Pangkep, H. Haris Gani, bersama sejumlah anggota legislatif. Massa membawa atribut berupa bendera organisasi, spanduk berisi tuntutan, serta pengeras suara. Suasana berlangsung tertib. Kapolres bersama Ketua DPRD duduk berdampingan dengan mahasiswa di halaman gedung parlemen, mendengarkan orasi yang disampaikan perwakilan aliansi.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Hal ini penting sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penyambung lidah rakyat,” ujar Haris Gani.
Di sisi lain, Kapolres Pangkep menegaskan bahwa aparat kepolisian berkomitmen mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman. “Kami bersinergi dengan Forkopimda untuk memastikan kebebasan berpendapat tetap terjaga, sekaligus keamanan masyarakat tetap kondusif,” kata Husni Ramli.
Pengamanan di lapangan melibatkan personel gabungan Polres Pangkep, Kodim 1421, Satpol PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran. Sejumlah pejabat hadir, antara lain Dandim 1421 Letkol Inf Fajar, Wakapolres Kompol Sugeng Suprijanto, serta Kabag Ops Kompol Nasri. Kehadiran unsur pimpinan daerah itu dinilai menambah nuansa dialogis antara mahasiswa dan pemerintah.
Aksi yang berlangsung hampir tiga jam itu ditutup sekitar pukul 17.20 WITA. Tidak ada insiden berarti sepanjang jalannya kegiatan. Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan aspirasi, sementara aparat mengawal hingga massa meninggalkan lokasi.
Polres Pangkep menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat dalam pengamanan, serta kepada mahasiswa yang menjaga ketertiban selama aksi. Pemerintah daerah berharap komunikasi terbuka semacam ini terus terpelihara agar kritik dan aspirasi dapat disampaikan tanpa menimbulkan gesekan. (Borahima)

