Blitar – Javanewsonline.co.id | Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, bersama Ketua Komisi IV, Sugeng Suroso, S.Kom., dan Sekretaris Komisi IV, Hj. Dra. Ec. Suswati, M.M., M.H., menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-5 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat sekaligus peresmian layanan Ambulans CSR Bank Jatim. Acara berlangsung di halaman barat RSUD Srengat, Jumat pagi, 12 September 2025.
Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blitar dalam perayaan ini menjadi simbol dukungan legislatif terhadap penguatan layanan kesehatan masyarakat. Apalagi, RSUD Srengat yang berdiri lima tahun lalu memang didesain untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Blitar bagian barat.
Ketua DPRD, Supriadi, menilai keberadaan RSUD Srengat telah memberi kontribusi signifikan dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. “RSUD Srengat telah menjadi salah satu tulang punggung pelayanan kesehatan di Kabupaten Blitar. Kehadirannya mengurangi beban rujukan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi maupun rumah sakit besar di kota,” kata Supriadi.
Ia menambahkan, di usia lima tahun, RSUD Srengat sudah membuktikan diri sebagai rumah sakit daerah yang terus berbenah. Mulai dari peningkatan fasilitas rawat inap, penguatan tenaga medis, hingga pengembangan layanan berbasis teknologi.
Dalam kesempatan itu, RSUD Srengat juga meresmikan layanan ambulans baru hasil program tanggung jawab sosial (CSR) Bank Jatim. Fasilitas tambahan ini disambut positif oleh DPRD. Menurut Ketua Komisi IV, Sugeng Suroso, ketersediaan ambulans akan mempercepat penanganan pasien darurat sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa.
“Ambulans CSR Bank Jatim bukan hanya tambahan kendaraan operasional, tetapi simbol kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan publik. Hal ini patut diapresiasi,” ujar Sugeng.
Sekretaris Komisi IV, Hj. Suswati, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan layanan kesehatan. “Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Karena itu, setiap dukungan, baik dari pemerintah daerah, legislatif, maupun sektor swasta, harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat,” katanya.
DPRD Kabupaten Blitar berharap momentum ulang tahun ke-5 ini menjadi titik tolak RSUD Srengat untuk semakin profesional, inovatif, dan humanis. Profesional dalam menjaga standar layanan medis, inovatif dalam menghadirkan teknologi dan sistem pelayanan yang efisien, serta humanis dalam memperlakukan pasien dengan ramah dan penuh empati.
“Rumah sakit bukan hanya tempat pengobatan, tetapi juga ruang kemanusiaan. Sambutan ramah, pelayanan cepat, dan komunikasi terbuka adalah bagian penting dari kualitas layanan,” ujar Supriadi.
Hadirnya DPRD dalam acara tasyakuran ini juga menjadi penegasan dukungan politik anggaran bagi sektor kesehatan. DPRD berkomitmen mendorong alokasi anggaran yang memadai agar RSUD Srengat dan fasilitas kesehatan lainnya di Kabupaten Blitar mampu berkembang sesuai tuntutan masyarakat.
Bagi masyarakat, kehadiran RSUD Srengat di usia lima tahun ini telah menjadi bukti nyata bagaimana pelayanan kesehatan bisa lebih dekat, lebih cepat, dan lebih berkualitas. Dengan tambahan fasilitas ambulans CSR Bank Jatim, rumah sakit ini diharapkan semakin sigap menjawab kebutuhan warga Blitar Barat dan sekitarnya. (Ida)

