Sambas – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Daerah (Pemda) Sambas terus konsisten dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Sambas. Hal ini ditunjukkan melalui sosialisasi anti korupsi yang diadakan pada tanggal 28 Mei 2024, sebagai langkah tindak lanjut dari surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) nomor: B/1838/KSP.00/70-73/04/2024, tanggal 4 April 2024, serta surat Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI nomor: B/1210/KSP.00/07-73/03/2024, tanggal 1 Maret 2024.

Acara sosialisasi ini bertujuan untuk mengimplementasikan rencana aksi hasil survey penilaian Integritas tahun 2023, dengan fokus pada koordinasi pencegahan korupsi di daerah pada tahun 2024, serta upaya memenuhi rekomendasi SPI tahun 2023 dan penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK RI.

Sosialisasi anti korupsi dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Inspektur Sambas (Budiman), Kejari Sambas (Amirudin.S.H.M.H/Kasi Pidsus), Polres Sambas (Rio/Kanit Tipikor), Irban V Inspektorat (Gusmadi), perwakilan OPD, lembaga swadaya, pengusaha, awak media, dan undangan lainnya.

Selain kegiatan di kantor Bupati, sosialisasi juga dilakukan melalui zoom meeting di desa-desa se-Kabupaten Sambas.

Dalam sambutannya, Inspektur Sambas, Budiman, menyampaikan bahwa Sambas menempati urutan ke-8 dalam SPI dan urutan ke-4 dalam MCP, serta menjadi yang terbaik di tingkat antar kabupaten.

Kanit Tipikor Polres Sambas, Rio, menjelaskan bahwa korupsi berkaitan dengan penerimaan dan pemberian suap serta bentuk-bentuk lainnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Sambas, Amirudin.S.H.M.H, menjelaskan bahwa korupsi terdiri dari 30 jenis yang dikelompokkan menjadi 8 bagian, dengan salah satunya adalah gratifikasi. Amirudin menambahkan bahwa korupsi disebabkan oleh kekuasaan politik dan birokrasi, kurangnya nilai agama dan moral, serta kurangnya kontrol sosial masyarakat.

Pemda Sambas berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan korupsi guna menjadikan Kabupaten Sambas semakin baik dan meminimalisir terjadinya korupsi yang merugikan. (Usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *