Desember 5, 2023

Inovasi Pendidikan: Jaksa dan Polisi di Sekolah

Tulang Bawang – Javanewsonline.co.id |  Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) membuka lembaran baru dalam pendidikan dengan menggelar Program Jaksa dan Polisi Masuk Sekolah, sebuah langkah inovatif yang diprakarsai melalui Dinas Pendidikan (Disdik). Acara yang digelar di Aula Masjid Islamic Center Menggala pada Selasa (15/11/2023) tersebut menjadi tonggak sejarah dalam memperkaya pembelajaran di wilayah ini.

Kehadiran para tokoh penting seperti Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan MM, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Devi Freddy Muskitta, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi-Pidsus) Ali Habib, dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi-Intel) Rachmat Djati Waluya, memberikan nuansa kehormatan pada acara ini. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Plt. Holil, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Das’ad Oktasusiyadin, serta sejumlah guru dari tingkat SD, SMP, dan SMA se Kabupaten Tulang Bawang.

Devi Freddy Muskitta, Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, secara intens melalui perwakilannya, Kepala Seksi Pidana Khusus Ali Habib, menyampaikan materi seputar hukum kepada para guru dan kepala sekolah yang turut hadir. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya pemahaman hukum dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana-BOS). “Kenali Hukum dan Jauhi Hukuman,” tegas Ali Habib kepada peserta yang tampak serius mendengarkan.

Ali Habib juga menyoroti Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Dana BOS Reguler SD, SMP, SMA/SMK Tahun 2021. Dia menjelaskan bahwa alokasi Dana BOS Reguler dihitung berdasarkan satuan biaya daerah masing-masing dikalikan dengan jumlah peserta didik.

“Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi langkah penting untuk pengenalan dan pembinaan hukum sejak dini, sehingga generasi muda tidak terjerumus ke dalam pelanggaran hukum,” papar Ali Habib dengan antusias.

Tidak hanya itu, program tersebut juga diarahkan untuk membangun sinergi antara aparat penegak hukum dan dunia pendidikan. Melibatkan jaksa dan polisi di lingkungan sekolah diharapkan mampu mendeteksi potensi penyimpangan dalam pengelolaan Dana BOS secara dini.

Dalam suasana aula yang sarat makna, Pemkab Tulang Bawang mengukir prestasi baru dalam pendidikan. Program ini bukan hanya sekadar pembelajaran hukum, tetapi juga langkah konkret dalam membentuk karakter generasi muda yang taat aturan dan paham akan nilai-nilai hukum. Melalui kolaborasi jaksa dan polisi di sekolah, Tulang Bawang membuktikan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. (Pendi)