Desember 5, 2023

Pertarungan Hukum di Pelalawan: Sidang Gugatan PT MUP

Pelalawan – Jvanewsonline.co.id | Ruang Cakra di Pengadilan Negeri Pelalawan menjadi saksi ketegangan saat sidang lanjutan gugatan PT Mitra Unggul Pusaka (MUP) dilaksanakan pada Senin (13/11/23). Sebuah drama hukum yang menghadirkan dua pihak yang berlawanan: PT MUP dan Datuk Engku Raja Lela Putra.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Elvin Adrian, SH MH, Alvin Ramadan Nurlis, SH MH hakim anggota, dan Jetha Tri Dharmawan, SH MH hakim anggota, menyoroti gugatan yang telah digulirkan oleh Datuk Engku Raja Lela Putra terkait lahan dan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat.

Pihak tergugat, PT MUP, diwakili oleh tim pengacara yang dipimpin oleh Budi Herman dan Meri Purnama Sari. Keberadaan Kementerian Agraria/Tata Ruang dan Kementerian Pertanian RI yang merupakan turut tergugat tidak terlihat dalam ruang sidang, meninggalkan pihak PT MUP sebagai fokus utama dalam pertarungan ini.

Di sisi lain, Datuk Engku Raja Lela Putra didampingi oleh kuasa hukumnya, Samuel Sandi Giardo Purba, SH, MH. Dalam konferensi pers, Samuel menyatakan bahwa agenda sidang kali ini berkaitan dengan bukti tambahan, khususnya surat keterangan aktif sebagai anggota koperasi.

“Bukti ini kita maksudkan untuk membuktikan bahwa penggugat Datuk Engku Raja Lela Putra sebagai petani berkebun, sesuai dengan syarat Permentan 2021. Masyarakat yang diberikan fasilitasi pembangunan kebun sebagaimana kewajiban perusahaan,” jelas Samuel.

Pertarungan hukum ini semakin terasa kompleks dengan adanya surat dari Forum Komunikasi Gejolak Anak Kemenakan Kecamatan Langgam (FKAGKL). Surat tersebut menjadi bukti perjuangan masyarakat sebelum mencapai pengadilan, meminta PT MUP untuk melaksanakan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat.

Dalam penutupan konferensi pers, Samuel menegaskan bahwa tergugat belum melaksanakan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat, dan membawa lima surat sebagai bukti. Sidang berlanjut pada Senin, 20 November 2023, dengan agenda Pembacaan Kesimpulan, menambah babak dramatis dalam pertarungan hukum yang menarik perhatian publik. (Erizal)